Terlihat Sepele, Anak-Anak Ini Lakukan Kebaikan yang Berdampak Besar, Hingga Mengubah Keadaan Orang-Orang di Sekitarnya!

Inspirasi

2.8K
Pilihan yang tepat walaupun kecil ternyata bisa mengubah keadaan di sekitar kamu dan berdampak besar.

Melakukan kebaikan adalah pilihan seseorang. Kamu akan selalu berhadapan dengan banyak pilihan, tapi apakah pilihanmu memberikan dampak positif atau negatif? Dalam usia yang belum dewasa, keadaan yang mungkin tak sempurna, anak-anak ini memilih untuk melakukan apa yang hati nurani mereka katakan. Dari pilihan kecil yang mereka lakukan ternyata bisa mengubah keadaan orang-orang di sekitarnya hingga mengubah dunia.

Siapa saja mereka dan apa yang telah mereka lakukan? Berikut ulasannya!


1. Campbell Remes

Credit: razoesparaacreditar

Saat berusia 9 tahun, Campbell meminta kepada orang tuanya untuk memberikan hadiah natal kepada anak-anak yang ada di rumah sakit tempat ia dirawat. Tapi, orang tuanya mengatakan bahwa hal itu butuh biaya yang banyak. Namun, Campbell tidak putus asa. Akhirnya, ia memilih untuk membuat sebuah boneka beruang untuk diberikan kepada anak-anak yang sakit di rumah sakit.

Kini, Campbell telah berusia 13 tahun dan ia telah membuat 1200 sampai 1400 boneka beruang. Menurut dia, boneka-boneka yang ia buat adalah lambang harapan. Tahun ini, ia mulai untuk melelang boneka-bonekanya, dan hasil lelangnya akan dikirimkan ke anak-anak dan keluarga yang sedang berjuang melawan kanker.


2. Christina Li

Credit: gannett-cdn

Christina Li adalah anak berumur 19 tahun. Ia mendirikan Hello World yang merupakan sebuah kamp komputer sains tahunan untuk anak perempuan sekolah menengah. Saat ini, di kampnya sudah terdapat 30 anak yang belajar mengenai ilmu komputer. Ia berharap kamp ini dapat menjadi jembatan antara perbedaan gender pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika yang biasanya mengutamakan laki-laki.

Sekarang, Christina sedang menjalani perkuliahan di universitas Stanford untuk mempelajari ilmu komputer dan teknik mesin. Menurutnya kamp ini bukan untuk membuat orang lain mengikuti keinginannya, tapi supaya mereka tahu bahwa talenta yang mereka miliki itu tidak terbatas.


3. Sidney Keys III

Credit: static.vibe

Anak berumur 11 tahun yang suka membaca ini telah membuat klub baca bernama Books n Bros, dan menjadi klub para anak laki-laki berumur 8 sampai 12 tahun yang ingin mengetahui lebih banyak tentang literatur dan budaya Africa-America. Sekarang, klub tersebut sudah memiliki 50 anggota yang selalu bertemu setiap bulannya untuk berdiskusi mengenai banyak buku dan belajar dari mentor-mentor yang lebih senior.

Selain itu, Sidney juga membentuk Adopt A Bro sebagai sarana untuk memberikan beasiswa terhadap mereka yang membutuhkan. Sidney mengatakan bahwa dia senang jika melihat banyak teman-temannya yang ceria saat membaca. Hal itu membuat dia merasa bahwa ia telah membuat membaca menjadi hal yang paling menyenangkan.


4. Haile Thomas

Credit: fortunedotcom

Pada saat Haile berusia 8 tahun, papanya didiagnosa penyakit diabetes. Hal ini mengubah kehidupan keluarganya termasuk Haile. Setelah menjalani gaya hidup sehat, papanya akhirnya bisa beraktivitas normal kembali. Pengamalan ini membuat Haile belajar banyak mengenai kesehatan dan epidemike obesitas masa kanak-kanak. Itulah yang membuat Haile membuat The Happy Organization, yakni organisasi kesehatan yang menyasar pada anak muda untuk selalu aktif dan positif.

Dari organisasi ini, terdapat banyak pengajaran seperti belajar masak, edukasi nutrisi lewat kampanye, dan kelas untuk anak-anak berusia 6 sampai 13 tahun yang ada di daerah-dareah terpencil. Sekarang, Haile sudah berumur 16 tahun dan tinggal di New Windsor, New York. Ia akan mendapatkan sertifikat sebagai pelatih kesehatan gizi di negara tersebut. Menurutnya, nutrisi adalah hal yang paling penting dalam pertumbuhan dan perkembangan otak serta tubuh manusia.


5. Ryan Hickman

Credit: ecologismos

Ryan dan papanya sering datang ke tempat daur ulang di daerahnya. Di sana, Ryan melihat pertukaran kaleng dan botol dengan uang untuk menjaga lingkungan alam. Hal itu membuat ia begitu terinspirasi. Akhirnya bersama dengan keluarga, teman, dan beberapa komunitas, Ryan yang sekarang berumur 8 tahun telah mendaur ulang lebih dari 275000 kaleng dan botol.

Selain itu, melalui pendauran ulang ini ia juga membantu membersihkan beberapa pantai dan menyebarkan pesan untuk menjaga dunia ini. “Daur ulang membantu bumi, manusia, tanaman, hewan, dan makhluk hidup lainnya. Mudah untuk mendaur ulang yaitu dengan mengambil botol dan menaruhnya di tempat yang tepat.” Kata Ryan.

BACA JUGA


Belajar dari Keseruan Film Thor: Ragnarok, Inilah 7 Inspirasi yang Bisa Kamu Dapatkan!

Belajar dari Keseruan Film Thor: Ragnarok, Inilah 7 Inspirasi yang Bisa Kamu Dapatkan!

Selama 130 menit, film ini banyak memberikan cerita yang menegangkan, haru, dan humor yang sesuai sehingga dijamin kamu tidak akan bosan dan ...

Read more..

Kelima anak muda di atas harusnya memberikan kamu inspirasi bahwa melakukan hal kecil sekali pun selama itupositif dan membantu orang lain, dampaknya bisa menjadi sangat besar. Mulailah dari apa yang sedang kamu hadapi sekarang. Mereka bisa mengubah dunia. Kamu pun pasti bisa!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Terlihat Sepele, Anak-Anak Ini Lakukan Kebaikan yang Berdampak Besar, Hingga Mengubah Keadaan Orang-Orang di Sekitarnya!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Geovania Loppies | @geovanialoppies

Silahkan login untuk memberi komentar