Tips Mudah Jadi Pendengar yang Baik. Tak Perlu Menawarkan Solusi, Cukup dengan 5 Cara Ini!

Inspirasi

photo credit: findloveandkeepit

1.7K
Permasalahan yang sering muncul saat seseorang mendengarkan orang lain adalah bahwa kebanyakan dari mereka mendengarkan untuk menjawab, bukan untuk memahami.

Banyak cara bisa dilakukan untuk mengurangi beban stres atau depresi yang sedang kamu alami. Salah satu cara yang paling sering digunakan adalah dengan bercerita alias curhat. Saat kamu sedang stres, kamu mungkin punya kecenderungan untuk mengungkapkankan permasalahannya kepada orang lain. Namun, tidak jarang cara ini menjadi tidak efektif dalam mengurangi stres atau malah tidak berguna sama sekali. Sebab utamanya adalah karena orang yang menjadi pendengar terkadang tidak bisa menjadi pendengar yang baik.

Nah, jika saat ini posisimu adalah sebagai seorang pendengar. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika seseorang memintamu mendengarkan masalah mereka. Hal ini penting agar sikapmu selama mendengarkan tidak menjadi salah arah. Berikut hal-hal yang harus kamu perhaikan untuk menjadi pendengar yang baik.


1. Kamu harus terlihat, baik secara fisik maupun pikiran

credit: YouTube

Ketika kamu menjadi tempat curhat seseorang, secara tidak langsung kamu sudah berjanji kepadanya bahwa kamu akan mendengarkan apa pun yang akan dia katakan. Itu artinya fokus dan perhatianmu tidak boleh kemana-mana. Matikan dulu ponsel, gadget, atau hal-hal lain yang mungkin bisa mengalihkan perhatianmu.


2. Perhatikan tempat saat kamu mendengarkan temanmu bercerita

credit: WordPress

Pemilihan tempat juga sangat penting. Carilah tempat yang tidak terlalu ramai dan berisik karena kebisingan di sekitarmu bisa membuat orang yang ingin bercerita menjadi tidak nyaman dan kamu pun pasti akan kesulitan mendengarkan jika di sekitarmu terlalu bising.


3. Tahan keinginan untuk menyela pembicaraan

photo credit: youthensnews

Biarkan orang yang sedang bercerita kepadamu menyelesaikan kisahnya. Kalau pun kamu ingin memotong, pastikan kamu melakukannya hanya untuk menggali detil yang lebih dalam dari masalah yang dihadapi orang tersebut atau untuk sekedar memberitahu kalau kamu belum memahami betul apa yang dia ceritakan.

4. Tunjukkan kepedulianmu lewat bahasa tubuh

credit: WordPress

Orang yang sedang stres berat atau depresi sangat memerlukan perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Ketika kamu sedang mendengarkan masalah mereka, tunjukkan gesture-gesture yang menyiratkan bahwa kamu sedang mencurahkan perhatianmu untuk mereka. Kamu bisa melakukan hal-hal sederhana seperti:

  1. Menganggukkan kepala
  2. Tidak terlalu sering mengalihkan pandangan
  3. Berkata “ya”, “oke”, atau “baik” setiap kali orang di depanmu mengakhiri kalimatnya
  4. Menggenggam tangan atau bahunya dengan hangat


5. Kamu tidak perlu membebani diri sendiri dengan mencarikan sebuah solusi

photo credit: findloveandkeepit

Ada baiknya kamu tidak tergesa-gesa memberikan solusi, masukan, atau saran jika memang tidak diminta. Kadang tujuan seseorang menceritakan masalahnya kepadamu tidak lebih dari supaya ada yang mau mendengarkan dirinya. Jadi sekali lagi jangan terburu-buru memberikan solusi jika tidak diminta. Dan jangan pula kamu sampai berkomentar, “Ah, masalahmu tidak ada apa-apanya. Di luar sana masih ada orang yang masalahnya lebih berat darimu.”

BACA JUGA


Putuskan Rantai Bullying, Inilah 2 Tindakan Kunci yang Bisa Kamu Lakukan!

Putuskan Rantai Bullying, Inilah 2 Tindakan Kunci yang Bisa Kamu Lakukan!

Bullying adalah sebuah penyakit. Mengabaikannya sama saja membiarkannya menyebar luas

Read more..

Mendengar adalah sebuah pekerjaan yang mudah tetapi menjadi pendengar yang baik ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Jangan tunjukkan sikap yang salah ketika kamu sedang mendengarkan. Salah-salah, kamu malah akan memperburuk masalah mereka. Kamu tidak mau seperti itu, kan?


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Tips Mudah Jadi Pendengar yang Baik. Tak Perlu Menawarkan Solusi, Cukup dengan 5 Cara Ini!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ludi Mauliana | @ludimauliana

Silahkan login untuk memberi komentar