Pertanyaan yang Sering Muncul dalam Wawancara Kerja dan Bocoran Cara Menjawabnya

Kerja

credit: The Balanceotable

3K
Kamu sedang berada di sebuah wawancara kerja. Tidak ada hal lain yang bisa kamu perbuat selain memberikan jawaban terbaik

Interview atau wawancara kerja adalah tahapan yang paling penting bagi kamu yang sedang mencari pekerjaan. Tahap inilah yang akan menentukan apakah kamu akan diterima bekerja atau tidak. Oleh sebab itu, kamu mesti memberikan jawaban terbaik.

Ada beberapa pertanyaan yang sering muncul dalam sebuah wawancara kerja dan kamu harus mempelajari bagaimana cara menjawabnya dengan baik. Berikut ini daftar pertanyaan yang sering muncul dalam wawancara kerja dan bocoran cara menjawabnya.


1. "Bisa jelaskan diri anda?"

photo credit: The Balance

Inti dari pertanyaan ini adalah untuk mengetahui apa yang kamu kerjakan sebelum melamar pekerjaan tersebut. Jika kamu memiliki pengalaman kerja, maka jelaskan dengan ringkas dan rinci. Misalnya seperti ini:

“...Saya pernah bekerja di bidang digital media content selama 2 tahun. Pekerjaan terakhir saya adalah editor dengan tanggung jawab menentukan dan menyunting konten-konten yang akan di-publish...”


2. "Apa keunggulan dan kelemahan anda?"

photo credit: Hakim Optical

Jawablah dengan jujur pertanyaan tersebut, namun kamu tidak boleh asal jujur. Mungkin kamu punya banyak kelebihan tapi sampaikanlah yang sesuai dengan posisi yang kamu lamar. Hal ini penting agar kamu tidak dianggap kurang teliti dan abai terhadap posisi pekerjaan yang kamu lamar.

Misalnya, kamu melamar pekerjaan di bidang marketing, maka sampaikanlah kalau kamu memiliki kemampuan dalam komunikasi pemasaran, serta komunikasi interpersonal yang baik. Meski jika kamu juga punya keahlian dalam bidang seni musik, kamu tidak perlu mengatakannya sebab itu tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan sebagai marketing.

Selain keunggulan, pewawancara juga akan bertanya tentang kelemahanmu. Sama seperti sebelumnya, kamu pun harus hati-hati dalam menyampaikan kelemahan dirimu. Sebisa mungkin manfaatkan kelemahan tersebut sehingga terdengar seperti sebuah keunggulan.


3. "Apa yang anda ketahui tentang perusahan ini?"

photo credit: Shutterstock

Pertanyaan seperti ini bisa kamu jawab dengan mudah jika kamu sudah melakukan riset sebelum hari wawancara. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang perusahaan tempatmu melamar, sebab pihak perusahaan tentu akan ragu merekrutmu jika kamu tidak tahu apa-apa tentang mereka.


4. "Mengapa anda memilih perusahaan kami?"

photo credit: Startups

Hati-hati, ini adalah salah satu pertanyaan yang menjebak. Kamu harus menangani pertanyaan ini dengan teliti dan juga cermat.

Sebisa mungkin kamu jangan mengatakan tentang gaji besar yang perusahaan tawarka,n meskipun itu adalah salah satu alasan kamu melamar di tempat tersebut. Berikan jawaban-jawaban diplomatis seperti:

“Saya melihat perusahaan ini dapat memberikan kesempatan yang besar bagi saya untuk lebih berkembang”

“Perusahan ini memiliki budaya kerja yang baik”

“Perusahaan ini mengedepankan disiplin dan etos kerja yang baik. Saya akan merasa bangga dan terhormat apabila menjadi bagian dari perusahaan ini.”

Kamu bisa kembangkan jawabanmu sendiri untuk mengahadapi pertanyaan ini. Usahakan untuk memberi jawaban dengan jujur dari hati dan tidak mengada-ada.


5. "Kenapa kami harus memilih anda?"

Pertanyaan ini juga sama menjebaknya. Ketika pertanyaan ini dilontarkan, secara otomatis kamu pasti akan berpikir untuk mengatakan kelebihan-kelebihan yang kamu miliki. Tidak jarang pula seorang pelamar akan melebihkan-lebihkan kemampuan yang dimiliki dengan tujuan membuat pewawancara terkesan.

Jawablah pertanyaan seperti ini dengan jujur. Contohnya: “Dari pengalaman saya sebagai (sebutkan jabatanmu dulu) selama x tahun, saya yakin saya dapat menampilkan performa yang baik serta memberikan kontribusi yang positif dan bermakna untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan”


6. "Kenapa anda keluar dari pekerjaan sebelumnya?"

photo credit: The Japan Times

Jika kamu mengalami hal-hal yang kurang memuaskan di pekerjaan sebelumnya, kamu akan terpancing untuk membeberkannya ketika kamu disodori pertanyaan ini. Memang seperti itulah tujuan pertanyaan ini, untuk menggali latar belakang kamu meninggalkan pekerjaan sebelumnya.

Sebisa mungkin, jangan sampaikan tentang konflik pribadi yang kamu alami dengan atasan atau dengan sesama rekan kerja meskipun pada kenyataannya kamu memang mengalaminya. Hindari juga memojokkan satu pihak seperti misalnya menjelek-jelekkan atasan, mengkritik kebijakan tempat kerjanya, gaji yang tidak memuaskan, dan lain sebagainya. Akan lebih baik jika jawabanmu lebih berfokus pada alasan bahwa kamu menemukan peluang yang lebih besar untuk mengembangkan diri di perusahaan tempatmu melamar.


7. "Apakah ada yang ingin anda tanyakan?"

Pilihan terbaik untuk menghadapi pertanyaan tersebut adalah dengan mengatakan kalau kamu memang ingin bertanya sesuatu. Tapi jangan sembarangan bertanya karena apa yang akan kamu tanyakan bisa memengaruhi penilaian pewawancara terhadapmu.

Hindari bertanya soal gaji, tunjangan, lama cuti, dan hal-hal semacamnya. Tanyakanlah hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan atau sesuatu yang bisa membuat pewawancara menaruh minatnya. Kamu bisa bertanya soal deskripsi pekerjaan, budaya kantornya, atau hal-hal seperti peraturan pakaian di tempat kerja.

BACA JUGA


Tampil Memukau Saat Presentasi, Atasi Rasa Gugup dengan 7 Langkah Mudah Berikut Ini!

Tampil Memukau Saat Presentasi, Atasi Rasa Gugup dengan 7 Langkah Mudah Berikut Ini!

Gugup saat tampil di depan banyak orang adalah wajar. Menjadi tidak wajar kalau kamu tidak berusaha mengatasinya

Read more..

Tentunya masih banyak lagi pertanyaan yang harus kamu jawab selama proses wawancara kerja. Kamu harus banyak mencari tahu dan melatih sendiri jawaban-jawaban yang akan kamu berikan. Dan selalu ingat untuk menjunjung kejujuran selama kamu diwawancara.

Jika kamu tahu pertanyaan-pertanyaan lain yang sering diberikan saat wawancara kerja dan cara menjawabnya, bagikan di sini, ya!


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Pertanyaan yang Sering Muncul dalam Wawancara Kerja dan Bocoran Cara Menjawabnya". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Ludi Mauliana | @ludimauliana

Silahkan login untuk memberi komentar