Nggak Usah Istirahat dari Kerja Supaya Banyak Duit, Tapi Jangan Juga Kaget Kalau Tiba-Tiba Sakit dan Meninggalkan Dunia

Kerja

21K
Judulnya terlalu provokatif? Enggak. Bagaimanapun, manusia adalah makhluk hidup. Setiap makhluk hidup perlu istirahat.

Jangan terbawa kampanye passion, hard work, dan segala tetek bengek yang justru membuatmu kehilangan kehidupan dan tak sempat menjaga kesehatan dan lupa membahagiakan keluarga.

Itu mengerikan. Sekaligus menggelikan.

Bekerja pagi, siang, dan malam, hingga lupa jeda, abai keluarga, dan ibadah yang berantakan, bukanlah esensi kehidupan.

Seharusnya, bekerja adalah menghubungkan diri dengan banyak kemelesatan dan kemashlahatan.

Itulah mengapa, kantor-kantor yang tahu betul bahwa bekerja bukanlah perbudakan, yang menyebabkan pekerjanya seperti zombie, menerapkan strategi yang menyenangkan kepada pekerjanya.

Produksi dan kreativitas pada akhirnya akan menurun. Meskipun kita ingin selalu bersiaga 24 jam setiap hari, itu adalah rumus dengan penghasilan yang semakin menurun.

Kita semua butuh istirahat. Kita semua butuh bersenang-senang. Kita semua butuh tidur. Tidur berfungsi menyegarkan otak. Menata arus data yang masuk pada hari itu, dan mengatur kembali sistem saraf.



Buktinya, saat kita kurang tidur, karena terlalu memfosir cara kerja, berakibat kepada masalah kesehatan yang serius, seperti depresi, kabut mental, keterampilan motorik yang melemah, dan lainnya.

Maka, para pengusaha, ciptakanlah kantor yang nyaman, agar pekerjamu bisa merasakan nikmatnya bekerja.

Kita harus mengaca kepada Dreamworks Animation Studios, di mana para karyawan dapat bersantap siang, bersantai, dan (secara harfiah) melukis inspirasi. Seperti halnya Google, Dreamworks juga menyediakan makanan gratis bagi para talentanya—karena tidak ada seorang pun yang dapat berfikir, terlebih lagi menjadi kreatif, tanpa bahan bakar tubuh dan pikiran yang memadai.

Atau, di Google, mereka menganggap energi mental dan kreativitas dari Googlers (karyawan Google) sebagai asetnya yang paling berharga. Dengan demikian, perusahaan memastikan bahwa pekerjanya mendapat istirahat dan kenyamanan yang memadai, makanan (termasuk kafein!), dan saluran keluar kreatif serta inspiratif tersedia di lokasi, seperti berikut.

Restoran di kompleks kerja yang menyajikan makanan gratis pada karyawan sepanjang hari.

Sepeda gratis untuk hilir mudik dengan cepat di kompleks kerja.

Pijat gratis untuk karyawan.

Lapangan voli, lapangan tenis, lapangan bisbol, dan beberapa pusat kebugaran.



Pembaringan untuk tidur sejenak atau berdiam diri.

Benda-benda seni acak (kerangka dinosaurus raksasa dengan burung flamingo di dalamnya; aneka benda seni publik; taman patung).

Dua taman organik.

Stasiun penyetruman mobil listrik bertenaga surya.

Beristirahat dari pekerjaan yang terforsir, diperlukan untuk kesehatan jiwa dan kreativitas.

Pastikan untuk berlibur secara teratur, menghabiskan beberapa hari—bahkan beberapa minggu—jauh dari hiruk pikuk kantor, memupuk jiwa kreatifmu sambil bersantai di tepi pantai dan menikmati pijat dua kali sehari.



Sesekali istirahatkanlah otakmu, juga tubuhmu. Beristirahatlah dari kerja panjang itu. Bila tidak, kita akan kehilangan banyak hal berharga dalam hidup.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Nggak Usah Istirahat dari Kerja Supaya Banyak Duit, Tapi Jangan Juga Kaget Kalau Tiba-Tiba Sakit dan Meninggalkan Dunia". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Fachmy Casofa | @fachmycasofa

Managing Editor Virala.id. Writer of best seller national book, Habibie Tak Boleh Lelah dan Kalah!, Founder Satria Foundation and Epixplay Karya Indonesia | www.fachmycasofa.com or fachmycasofa@gmail.com for more creative collaboration.