Mengenal Teknologi Tiltmeter dan Seismometer, Alat Pendeteksi Gunung Meletus yang Bisa Selamatkan Ratusan Nyawa

Kabar

464
Sistem pemantauan dan peringatan untuk gunung berapi tidak lepas dari teknologi.

Gunung Agung mengalami aktivitas vulaknik yang tinggi. Memang belum mengalami erupsi tapi sudah dinyatakan waspada. Banyak warga dan turis yang ada di sana dipindahkan atau mengungsi sampai keadaan kembali normal. Mungkin masih ada yang bertanya-tanya bagaimana mengetahui keadaan gunung normal atau tidak. Sistem pemantauan dan peringatan yang terjadi dilakukan dengan terknologi. Ada dua alat yaitu Seismometer dan Tiltmeter.

Kamu yang mau tau lebih lagi tentang kedua hal itu, berikut penjelasannya.

Tiltmeter

Photo Credit: wikipedia

Tiltmeter merupakan alat yang dirancang untuk mengukur perubahan yang sangat kecil dari tingkat vertikal. Biasanya digunakan secara ekstensif untuk memantau gunung berapi.

Dalam memantau gunung berapi, tiltmeter sebagai alat pengukur deformasi gunung yang berfungsi mendeteksi pengembungan dan pengempisan tubuh sebuah gunung. Alat ini biasanya dipakai untuk memonitor pergerakan magna pada gunung berapi.


Photo Credit: softappspeed

Terdapat tiga komponen pada perangkat tiltmeter, yaitu pelat tiltmeter, portable tiltmeter, dan readout unit.

Biasanya tiltmeter dipasang di banyak titip bagian gunung berapi. Mulai dari kaki gunung sama daratan tinggi yang menjadi jalur aliran lava, saat mengelami erupsi.

Metode yang dilakukan tiltmeter adalah mengukur struktur secara vertikal dan horizontal yang akan menunjukkan perubahan hingga arkhirnya diketahui intensitas gerakannya.

Seismometer

Photo Credit: Flickr

Seismometer adalah alat pengukur yang digunakan untuk mengukur gerakan tanah, termasuk gelombang seismik yang dihasilkan gempa bumi, letusan gunung berapi dan seismik lainnya.

Seismometer termasuk alat yang berada di dalam ruang pos pengawas atau indoor tools.

Ada dua tipe atau komponen dalam seismometer. Yang pertama adalah seismograf merupakan istilah lain dari Yunani untuk menggambar. Hal ini merupakan cara kerja seismometer. Maupun terlihat seperti alat tua, di mana pengukuran dan pencatatan gerak tanah dipisahkan. Tapi jenis ini selalu memberikan catatan terus menerus mengenai gerakan tanah.


Photo Credit: USGS: Volcano Hazards Program

Berbeda dengan seismoskop yang hanya menunjukkan tanda setelah pergerakan terjadi. Sedangkan hasil dari rekaman alat ini dinamakan seismogram. Dengan perkembangan teknologi kedua alat ini semakin berkembang dan kemampuannya telah ditingkatkan.

BACA JUGA


Asyiknya Solo Travelling Bisa Berikan Kamu 6 Keuntungan Ini. Berani Coba?

Asyiknya Solo Travelling Bisa Berikan Kamu 6 Keuntungan Ini. Berani Coba?

Traveling sendirian ternyata bisa mendatangkan banyak keuntungan untukmu

Read more..

Nah, itu dia sekilas penjelasan alat pendeteksi gunung meletus, semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Mengenal Teknologi Tiltmeter dan Seismometer, Alat Pendeteksi Gunung Meletus yang Bisa Selamatkan Ratusan Nyawa". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Geovania Loppies | @geovanialoppies

Silahkan login untuk memberi komentar