Ingin Mengasah Skill Nulis? Yuk Mencoba Metode Live Writing!

Industri Kreatif

7.3K
“We live and breathe words. .... It was books that made me feel that perhaps I was not completely alone. They could be honest with me, and I with them. Reading your words, what you wrote, how you were lonely sometimes and afraid, but always brave; the way you saw the world, its colors and textures and sounds, I felt--I felt the way you thought, hoped, felt, dreamt. I felt I was dreaming and thinking and feeling with you. I dreamed what you dreamed, wanted what you wanted--and then I realized that truly I just wanted you.” ― Cassandra Clare dalam karyanya Clockwork Prince

INDUSTRI KREATIF - Ambil penamu. Siapkan juga buku catatan. Keluarlah melihat sekitar. Atau, bepergianlah ke alam terbuka. Mari kita mencoba metode baru untuk mengasah skill menulis yang sepertinya sudah kadaluwarsa dan 'begitu-begitu saja'.

Kita akan mencoba metode live writing, sebuah teknik berlatih menulis dengan mengamati langsung apa yang terjadi di sekitar. Jauhkan dari laptop apalagi mesin ketik yang berat itu. Bawalah saja buku catatan, notebook, atau apapun yang bisa untuk mencatat. Dan jangan lupa, bawa pena, ya. Cobalah sambil mengamati apa yang terjadi di alamt terbuka, dan rasakan ide-ide berhamburan mengalir lewat tangan, kemudian melumuri penamu dengan kerlip-kerlip kekata yang cantik untuk digoreskan di halaman putih buku catatanmu.

Apa kegunaannya?

(1) Menyegarkan lagi daya pandang imajinasi. Memberikan suntikan baru dan memberikan suplemen penguat yang akan mempertajam kekuatan bahan imajinasi.



(2) Menghadirkan momen istimewa. Tentu saja. Melihat-lihat obyek sekitar kemudian langsung menuliskannya rasanya pasti fantastis.


(3) Melatih kecepatan. Saat kita langsung terjun untuk observasi, maka konsentrasi dan memori akan dituntut penuh untuk menghadirkan kecepatan dalam merangkai kata.



(4) Referensi imajinasi dan daya visual dalam otak akan semakin tajam dan kaya. Suatu saat, ia akan terpanggil dengan mudahnya bila kita memerlukannya untuk menulis suatu karya yang berhubungan dengannya tanpa perlu terjun lagi ke momen tersebut.




(5) Menunjukkan kalau kita bisa menulis kapan saja. Hanya berbekal pena dan buku, kita bebas berkarya tanpa tekanan dari siapapun, tanpa peduli untuk dikritisi siapapun. Latihan mental seperti ini akan menjadikan menulis sebagai suatu kegembiraan dan hal yang menyenangkan. Kerennya lagi, hanya berbekal seperti itu, kita sudah bisa menulis hal-hal menakjubkan.




(6) Cara pandang yang baru. Duduk di pinggir sungai misalnya. Orang lain mungkin akan menulis tentang keindahan aliran air, bebatuan yang licin dan menghadirkan suara yang indah ketika diterjang air. Tapi, kita bisa menghadirkan angle baru yang jarang diambil. Mungkin dengan menghadirkan tentang ada satu jejak di sungai yang aneh, dan bisa jadi alien pernah mendarat di sana. Buktinya adalah susunan batu tersebut ternyata membentuk circle crop jika dilihat dari tempat yang tinggi. Oke. Terlihat sangat aneh memang. But, it’s live writing. Kita harus mencoba untuk melakukannya dengan cara yang menyenangkan, bukan?


Silakan mencoba metode ini akhir pekan ini, sambil liburan dan menikmati alam, ya ;)


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Ingin Mengasah Skill Nulis? Yuk Mencoba Metode Live Writing!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Fachmy Casofa | @fachmycasofa

Managing Editor Virala.id. Writer of best seller national book, Habibie Tak Boleh Lelah dan Kalah!, Founder Satria Foundation and Epixplay Karya Indonesia | www.fachmycasofa.com or fachmycasofa@gmail.com for more creative collaboration.