Apakah Kamu Si "Kutu Loncat"? 5 Dampak Negatifnya Ini Bisa Bikin Kamu Pengin Segera Bertaubat!

Kerja

photo credit: The Independent

417
Menjadi kutu loncat, tidak menjadikan fresh graduate semakin sukses. Sebaliknya, kucu loncat hanya akan diragukan kemampuannya dan tidak akan mencapai kesuksesan

Tahu mengenai ‘kutu loncat’ di perusahaan? Yup, kutu loncat atau sering dikenal dengan job hopping ini merupakan julukkan bagi orang-orang yang suka gonta-ganti pekerjaan padahal belum ada satu tahun bekerja di sebuah kantor. Banyak alasan bagi si kutu loncat ini melakukan hal tersebut. Sayangnya menjadi kutu loncat sering dianggap negatif. Bagaimana dengan fresh graduate? Nah, berikut beberapa dampak karier bagi kamu yang suka gonta-ganti pekerjaan alias kutu loncat.


1. Kemampuan dan keahlian tidak berkembang

photo credit: Salesforce

Dampak yang terjadi di saat kamu menjadi kutu loncat adalah kamu tidak akan berkembang. Kemampuan dan keahlian kamu akan berkembang saat diasah. Pengasahan kemampuan itu tidak hanya butuh satu atau dua bulan, bisa bertahun-tahun. Tapi kamu yang beberapa bulan sudah pindah kerja, susah untuk mengembangkannya.


2. Dianggap tidak berdedikasi

photo credit: Spark Hire

Orang yang memiliki julukan kutu loncat akan dianggap tidak berdedikasi. Apalagi fresh graduate yang baru lulus tapi sudah pindah-pindah kerja. Memang bisa memiliki banyak pengalaman, tapi perusahaan lebih menyukai orang yang punya loyalitas tinggi.


3. Keahlian dan kemampuan diragukan

photo credit: 13NEWSNOW

Dalam satu tahun sudah bisa ganti pekerjaan tiga kali. Kemampuan dan keahlian kamu bisa diragukan. Selain itu kamu juga dianggap tidak bisa bekerja di bawah tekanan.



4. Tidak pernah puas

photo credit: Photo Credit: wanderlustworker

Kutu loncat selalu memiliki banyak alasan untuk berpindah pekerjaan. Tapi, biasanya alasan tersebut akan didasari oleh perasaan tidak puas. Pekerjaannya berat, bosnya ribet, gaji kecil, dan sebagainya. Padahal kalau kamu memulai karier memang harus dimulai dari awal, dan tidak ada pekerjaan yang mudah dan langsung sesuai kemauan kamu.

Semua butuh proses.


5. Susah mencapai kesuksesan

photo credit: Business Matters

Menjadi job hopper bisa menjadi batu sandungan untuk kamu menggapai karier yang kamu inginkan. Bagaimana mau memiliki karier yang tinggi jika kamu berganti-ganti pekerjaan. Baru belajar sedikit sudah pergi, dan di kantor yang baru harus mulai lagi dari awal. Terus kapan suksesnya?

Nah, itu dia dampak bagi fresh graduate yang menjadi kutu loncat. Bagaimana menurutmu, bisa sukses nggak kalau dampaknya seperti itu? Pilihlah dengan bijak apa yang harus kamu lakukan, karena pilihan kamu sekarang membentu masa depan kamu.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "Apakah Kamu Si "Kutu Loncat"? 5 Dampak Negatifnya Ini Bisa Bikin Kamu Pengin Segera Bertaubat!". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Geovania Loppies | @geovanialoppies

Silahkan login untuk memberi komentar