6 Rahasia Perusahaan dalam Menciptakan Loyalitas Karyawan

Kerja

Photo Credit: News Islandcrisis

5.9K
Pernahkah kamu merasa penasaran dengan beberapa perusahaan yang berhasil mengikat karyawannya dalam waktu yang cukup lama? Ternyata, gaji saja tidak cukup. Ini beberapa cara perusahaan top dunia menjaga loyalitas pekerjanya.

Baru-baru ini LinkedIn mengeluarkan daftar Global Top Attractors 2016: “Where the World Wants to Work Now”. Daftar ini berisi 40 perusahaan top dunia yang menarik bagi pencari kerja dan juga menjaga loyalitas karyawan agar terus bertahan.

Banyak dari perusahaan-perusahaan yang disebutkan dalam daftar ini tidak asing buatmu. Akan tetapi, bukan berarti nama dan branding saja yang memegang peranan penting dalam menarik pencari kerja. Sebenarnya kunci dari perusahaan tersebut sangat sederhana, yaitu menomorsatukan kebahagiaan karyawan. Bagaimana caranya?

Memberikan Gaji yang Besar dan Setara

Photo Credit: Seattle Times

Beberapa perusahaan raksasa di bidang e-commerce, seperti Amazon dan Salesforce, menggaji karyawannya sangat tinggi. Finansial pasti merupakan salah satu pertimbangan utama saat kamu memilih tempat bekerja. Perusahaan yang bonafide memahami hal ini sehingga mereka memprioritaskan gaji yang cukup untuk memenuhi gaya hidup karyawannya.

Disamping itu, kesetaraan gaji bagi karyawan pria dan wanita juga menjadi daya tarik tersendiri. Buat kamu yang perempuan, tentu kamu ingin diapresiasi dengan nominal gaji dan tingkat penghargaan yang sama dengan rekan kerjamu yang lelaki. Google menganggap hal ini penting sehingga telah mengaplikasikan kebijakan kesetaraan gaji untuk para karyawannya.

Menciptakan Iklim Kerja yang Positif

Photo Credit: Office Snapshot

Meskipun gaji tinggi merupakan hal yang kamu prioritaskan saat mencari kerja, kamu tentu akan lebih produktif jika kamu bisa bekerja dengan santai dan nyaman. Kamu tentu tidak ingin bekerja di kantor yang membuatmu menjadi stres akibat tekanan kerja. Sudah pernah melihat desain Googleplex atau kantor Facebook? Perusahaan yang memahami bahwa suasana kondusif meningkatkan produktivitas akan ‘berinvestasi’ pada fasilitas seperti kantin sehat, dan juga mendesain ruang kerja yang tidak kaku. Di Indonesia, mulai banyak perusahaan yang merancang kantornya hingga tampak moderen dan minimalis. Mungkin kamu pun berangan-angan bekerja di tempat seperti itu?

Menyediakan Sarana untuk Karyawan Berkembang dan Berkarya

Untuk dapat bekerja dengan optimal, kamu pasti membutuhkan serangkaian pelatihan dan bimbingan. Perusahaan yang memiliki program tersebut untuk karyawan tentu akan lebih diminati oleh pencari kerja. Sebagai contoh, Unilever, dan Microsoft, yang bahkan menyediakan hingga 2000 program pelatihan.

Selain itu, perusahaan-perusahaan favorit memberikan kesempatan bagi karyawannya untuk berkarya. Google, misalnya, menerapkan sistem 80:20 untuk karyawannya, yang berarti 80% waktu kerja mereka digunakan untuk bekerja bagi perusahaan dan 20% sisanya boleh digunakan untuk mengerjakan proyek pribadi. Justru cara ini menjadikan karyawan lebih dapat memilah waktu untuk fokus terhadap pekerjaannya, dan mengembangkan diri melalui proyek pribadinya.

Menciptakan Tantangan

Ketika kamu menjadi karyawan baru, mungkin kamu cenderung untuk mengikuti arahan dari atasan. Akan tetapi, setelah beberapa tahun, kamu ingin berkontribusi lebih untuk perusahaan agar semakin diapresiasi. Sebaliknya, dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan, perusahaan juga ingin menuai ide baru dari para karyawan. Apalagi jika ide tersebut mampu membawa perusahaan ke tingkat yang lebih tinggi. IBM dan Visa melakukan berbagai inovasi dan terobosan di dalam perusahaan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Perusahaan seperti Adobe, yang terkenal dengan produk Adobe Photoshop, mendorong pegawainya untuk aktif dalam mengembangkan dan mengetes ide-ide mereka. Facebook juga dikenal mendorong pegawainya untuk menaklukkan proyek-proyek yang mereka kerjakan. Jika kamu termasuk orang yang senang berkompetisi dan berkolaborasi, bekerja di perusahaan seperti ini akan membuatmu selalu termotivasi.

Berbagi Saham

Salah satu hal yang terbukti menciptakan loyalitas karyawan adalah dengan memberikan saham. Ketika kamu sudah bekerja cukup lama untuk sebuah perusahaan, kamu mulai memiliki keterikatan dan keterlibatan. Bagi beberapa perusahaan, hal ini dipandang positif dan diwujudkan dalam bentuk pembagian saham perusahaan. CEO Twitter, Jack Dorsey, berbagi saham perusahaan yang berharga untuk karyawan tetapnya. Tentu saja hal ini bisa membuat karyawan makin loyal pada perusahaan. Dengan memiliki saham, para karyawan punya rasa memiliki dan tanggung jawab yang lebih pada perusahaan, karena pekerjaan mereka akan menentukan nilai saham yang mereka miliki.

Memastikan Adanya Keuntungan Ekstra

Photo Credit: Investopedia

Sebagian pencari kerja juga memiliki minat lebih terhadap hal-hal diluar gaji ataupun pelatihan. Misalnya, kamu sebagai perempuan ingin bekerja di perusahaan yang memberikan cuti melahirkan cukup panjang. Bahkan beberapa perusahaan memberikan tunjangan kacamata atau tunjangan kematian bagi keluarga karyawan yang meninggal. Berbagai keuntungan tersebut membuat karyawan merasa nyaman dalam bekerja.

Demikian beberapa cara perusahaan favorit dunia untuk menjaga loyalitas karyawan dan menarik perhatian para pencari kerja. Yang mana yang merupakan motivasi paling kuat bagimu dalam bekerja?


*konten ini hasil kerja sama dengan SISTERNET.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "6 Rahasia Perusahaan dalam Menciptakan Loyalitas Karyawan". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Virala | @virala

Markasnya biang kreatif Indonesia

Silahkan login untuk memberi komentar