10 Strategi Agar Menjadi Pendengar yang Baik

Inspirasi

19.9K
Dunia ini sudah terlalu banyak orang yang berbicara. Kita membutuhkan para pendengar. Yang lebih banyak ingin memahami, bukan ingin dipahami.

Mendengar merupakan keterampilan penting yang sering luput untuk kita kuasai. Padahal, dalam apa pun, keterampilan ini diperlukan.

Mendengar memang tak memerlukan tenaga, akan tetapi ia memerlukan keterampilan yang besar.

Orang memiliki kemampuan berpikir sekitar 400-700 kata per menit. Saat berbicara, orang hanya mampu mengeluarakan kata-kata sebanyak 120-150 per menit.

Oleh karena itu, dalam interaksi apapun, ada bagian otak yang masih belum termanfaatkan oleh orang yang sedang mendengarkan.

Karena kita mengalami berbagai hal dalam kehidupan, akan mudah bagi kita membiarkan pikiran untuk mengembara dan menggunakan kelebihan kapasitas otak untuk memikirkan sesuatu yang lain saat orang lain sedang berbicara dengan kita.

Kita mungkin memiliki masalah pribadi yang muncul dalam benak kita, misalnya mengenai suami/istri atau mengenai anak.

Mendengarkan dapat terasa sulit saat kita lelah, bosan, dalam keadaan tergesa-gesa, bingung, atau tidak dapat memahami apa yang orang lain katakan.

Berikut 10 tahap penting agar kita dapat menjadi pendengar yang baik.

1. Mendengar dengan logika. Tetaplah berkonsentrasi dan perhatikan fakta, ide, dan hal-hal yang detail.

2. Berikan stimulan kepada pembicara. Anggukkan kepala, mendekat, menjaga tatapan mata, dan pusatkan perhatian.

3. Buatlah catatan. Jika memang dirasa penting, buatlah catatan secara rinci.

4. Hilangkan hal-hal yang mengganggu konsentrasi. Ubahlah suasana di sekitar atau lupakan semua hal yang dapat mengganggu pikiran.

5. Perhatikan hal-hal yang diungkapkan secara tersirat. Perhatikanlah makna emosional pembicara.



6. Pergunakan intuisi dan percayalah pada apa yang kita rasakan.

7. Perhatikan tanda- tanda nonverbal. Perhatikan bahasa tubuh, waspadai hal-hal yang tidak diungkapkan dengan kata.

8. Perhatikan apa yang sebenarnya ingin dikatakan seseorang tapi merasa kesulitan untuk mengatakannya.

9. Jangan berburuk sangka. Tetaplah berpikiran terbuka.

10. Jangan menyela atau menyodorkan jawaban atau solusi secara tiba-tiba.

Berusahalah melatih kemampuan mendengarkan setiap hari. Ketika kita bertemu dan berbicara dengan seseorang, baik di lingkungan kerja ataupun di lingkungan sosial, benar-benar perhatikanlah lawan bicara. Seperti jenis ketrampilan yang lain, makin banyak berlatih, kita akan makin mahir.


Write for Us!

Kamu baru saja membaca artikel "10 Strategi Agar Menjadi Pendengar yang Baik". Kamu punya cerita yang ingin dibagikan juga?

Tulis ceritamu di sini !


Fachmy Casofa | @fachmycasofa

Managing Editor Virala.id. Writer of best seller national book, Habibie Tak Boleh Lelah dan Kalah!, Founder Satria Foundation and Epixplay Karya Indonesia | www.fachmycasofa.com or fachmycasofa@gmail.com for more creative collaboration.